Trending

Gusti Salma Assyifa Balela                 
102 0 0
Kedokteran January 3 6 Min Read

Teknologi Pengurutan Genome Membantu Menangani Covid-19?




Teknologi sekuensing atau pengurutan genom telah dikembangkan oleh ilmuwan asal Australia. Teknologi ini dikatakan dapat lebih cepat melacak kasus Covid-19. Metode ini diklaim sangat cepat dalam melacak penularan Covid-19. Metode pengurutan genom yang cepat ini diklaim hanya memerlukan waktu empat jam saja untuk melacak sumber kasus penularan virus Covid-19.

Panjang genom virus SARS-CoV-2, sekitar 30.000 huruf, tetapi jika dibandingkan dengan panjang genom yang menyusun DNA dari genom manusia, tentu jumlah ini masih sedikit. Karena jumlah panjang genom DNA ada sekitar 3 miliar huruf.

Saat mereplikasikan dirinya, virus ini dapat mengubah tanda genetik dari inangnya. Sehingga ilmuwan asal Australia yang melaksanakan penelitian ini dapat mengidentifikasi variasi genetiknya dan menetapkan bagaimana kasus virus Covid-19 saling terkait.

Secara umum cara kerja pengurutan seluruh genom dilakukan dengan empat langkah utama, yaitu :

  1. Pemotongan DNA. Menggunakan gunting molekuler untuk memotong DNA, yang terdiri dari jutaan basa A, C, T, G, menjadi potongan-potongan yang cukup kecil untuk dibaca oleh mesin pengurutan.
  2. Pengkodean batang DNA. Para ilmuwan menambahkan potongan kecil DNA atau kode batang untuk mengidentifikasi potongan DNA. Dari potongan tersebut dapat diketahui bahwa potongan termasuk milik virus jenis apa.
  3. Sekuensing seluruh genom. DNA berkode batang dari banyak virus digabungkan dan dimasukkan ke dalam sekuenser genom keseluruhan. Sequencer mengidentifikasi A, C, T, G, atau basa yang membentuk setiap urutan virus. Sequencer menggunakan kode batang untuk melacak basis mana yang dimiliki suatu virus.
  4. Analisis data. Ilmuwan akan mengidentifikasi perbedaan virus dan membandingkan urutan virus menggunakan alat analisis komputer.

Sedangkan metode sekuensing genom atau pengurutan genom ini dilakukan dengan cara :

  1. Untuk menentukan asal kasus Covid-19, para peneliti akan mencari kasus lain yang mengandung materi genetik serupa dan menyusun pohon keluarga dari kasus terkait.
  2. Metode yang paling umum digunakan disebut dengan pengurutan genom Nanopore. Teknologi ini merupakan teknologi yang menggunakan prinsip kerja lubang berskala nano. Perangkat ini melewatkan arus ionik melalui pori-pori nano dan mengukur perubahan arus saat molekul biologis melewati pori-pori tersebut.
  3. Setelah mengambil sampel, peneliti ini akan menambahkan beberapa bahan kimia yang dapat membongkar virus dan melepaskan RNA kecil di dalamnya.
  4. Setelah memiliki urutan genetik kasus Covid-19, maka peneliti akan membandingkan materi itu dengan kasus yang sudah diketahui, dengan tujuan mencari kemungkinan sumbernya.
  5. Sampel tersebut akan dimasukkan ke dalam perangkat kecil yang akan membaca genom minimal dalam empat jam.

 

Kunci untuk mempercepat proses pemetaan penularan Covid-19 adalah teknologi pengurutan genom yang disebut dengan Nanopore ini. Teknologi ini dikembangkan Oxford dan telah berusia hampir satu dekade. Akan tetapi, saat ini teknologi tersebut hanya terbatas pada laboratorium-laboratorium terbaik.

Keunggulan dari teknologi Oxford Nanopore ini diantaranya adalah waktu pengerjaan yang cepat dan fleksibel, instrumennya yang bersifat portable sehingga mudah dibawa-bawa, berukuran kecil, serta harga instrumen yang bisa dibilang terjangkau dibandingkan instrumen yang lain. Namun, saat ini penggunaan teknologinya sangat terbatas, karena salah satunya kurangnya sumber daya manusia yang terampil dalam penggunaan teknologi tersebut.

Dengan adanya pengetahuan awal mengenai kode genetik virus ini akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai cara menangani virus tersebut, termasuk juga untuk pengembangan vaksin yang lebih sesuai untuk masyarakat.

Gusti Salma Assyifa Balela                 
102 0 0
Bagikan ini ke sosial media anda

(0) Komentar

Berikan Komentarmu

Tentang Generasi Peneliti

Generasipeneliti.id, merupakan perusahaan resmi dibawah PT Solusi Riset Indonesia yang berfokus untuk menyebarkan berita-berita baik terkait akademik di Indonesia


Our Social Media

Hubungi Kami


Customer Service

+62 8127-5915-940
generasipeneliti@gmail.com
Flag Counter

© Generasi Peneliti. All Rights Reserved.