Acara Akademik September 18 10 Min Read

Perdana AKADEMISI dan Sastra Inggris FISIP UBB Sukses Gelar ICELL Tahun 2022




AKADEMISI dan jurusan Sastra Inggris (SASING), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Bangka Belitung (UBB) bangga mempersembahkan The 1st International Conference on Language Education, Linguistics and Literature (ICELL) pada dunia, sabtu (10/09/2022). Untuk pertama kalinya ICELL dilaksanakan tahun 2022 secara Virtual dengan mengangkat tema “Innovation and Challenges in English Language and Literature Teaching and Learning Strategies in 4.0 Industrial Revolution” dan berhasil menarik 193 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, praktisi dan peneliti untuk mengikuti serangkaian acara hingga selesai.

Ketua jurusan Sastra Inggris (Sasing) Fisip UBB, Dr. Diana Anggraeni, M.Hum mengatakan, konferensi pertama tahun ini akan terus diselenggarakan setiap tahun mengingat pentingnya mengembangkan dan menyebarluaskan informasi bidang bahasa, linguistik dan sastra.

“Konferensi Internasional ini merupakan program kerja tahun pertama Jurusan Sastra Inggris Fisip UBB dan akan menjadi program kerja tahunan, yang bertujuan untuk membangun jaringan dan kerjasama di dunia akademik. Sastra Inggris Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung diharapkan dapat menjadi jurusan yang unggul dan berintegritas di tingkat nasional dan internasional.” kata Diana.

Sebagai Welcome Speech, Dr. Aimie Sulaiman, M.A. selaku Dekan Fisip UBB menjelaskan bahwa para dosen, peneliti, praktisi, serta pengamat saat ini harus bersama-sama memperkuat peran dan kontribusinya dalam berdialog terkait Bahasa, Sastra, dan Pendidikan di era digital 4.0.

“Kami berharap konferensi ini dapat memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan, semoga dapat menghadirkan inovasi dan pembelajaran dalam pendidikan sebagai tema kami inovasi dan pembelajaran dalam pendidikan bahasa dan sastra inggris, strategi belajar mengajar dalam evolusi industri 4.0 untuk peningkatan pendidikan dan rasa takut akan manusia.” ujar Aimie

Rektor UBB, Dr. Ibrahim, S.Fil.,M.Si. mengatakan, tema tahun ini sangat menarik. “Kita dapat memahami juga topik ini dari untuk sains dari dosen atau guru sebagai sains juga yang kedua dari perspektif mahasiswa. Anda tahu bahwa seorang mahasiswa dan dosen kebanyakan dari kita generasinya berbeda. Kebanyakan dosen dari imigran asli digital dan kalian tahu kalau mahasiswanya kebanyakan adalah native digital. Kalian tahu kan saat imigran native digital ini menarik karena ketika kita ingin menggunakan teknologi kita punya sedikit kapasitas dosen dan mahasiswa. Dan juga, ingin hal yang penting adalah bagaimana mengajarkan pelajaran bahasa Inggris secara jauh. Lebih menarik saya berpikir dan kreatif untuk membuat siswa lebih antusias untuk memahami pelajaran bahasa Inggris, ini juga menurut saya pekerjaan rumah untuk kita semua untuk punya cara mengajar bahasa Inggris dengan cara yang mudah dan membuat siswa antusias." ujarnya

Ibrahim berharap artikel yang telah masuk akan diseleksi secara selektif oleh panitia dan dipublikasikan dalam jurnal atau proceeding. "Baiklah, saya rasa anda semua mempersiapkan artikel anda untuk dipublikasi, untuk didiskusikan dalam konferensi kita hari ini, dan saya berharap artikel anda akan dipublikasikan, setidaknya di prosiding atau mungkin di jurnal, semuanya akan diseleksi oleh panitia.” 

Prof. Jayne C. Lammers, Ph.D. dari Associate Professor University of Rochester, Drs. Kamaludin Yusra, MA., Ph.D. dari Associate Professor of Applied Linguistics at, University of Mataram, dan Prof. Dr. Habil Anna Kérchy, Ph.D. dari Associate Professor, Head of Literatures and Cultures in English Ph.D Program University of Szeged, Hungary turut meramaikan konferensi.

Mahasiswa menjadi sosok penting sebagai pembuat perubahan di antaranya ada lima langkah menuju penelitian advokasi, ini menjadi hal menarik yang disampaikan Prof. Jayne C. Lammers, Ph.D.

Sementara itu, Drs. Kamaludin Yusra, MA., Ph.D mengatakan, penelitiannya mengenai pandemi Covid 19, pembelajaran bahasa inggris online dan interaksi pelajar adalah panggilan mendesak untuk kompetensi pedagogik baru pada era ini.

Sebagai keynote speakers, Prof. Dr. Habil Anna Kérchy, Ph.D memberikan jabaran mengenai sastra anak era revolusi industri ke-4 dan kepunahan ke-6: posthumanisme bertemu ekokritik kepada audiens.

Menginjak ke sesi oral presentation, peserta memaparkan hasil penelitiannya sesuai room zoom meeting dan berakhirlah pada pengumuman  pemenang Best Presenter yang sangat ditunggu-tunggu seluruh peserta.

Terdapat tiga best presenter yaitu best presenter pertama atas nama Ririn Kurnia Trisawati dari Universitas Jenderal Soedirman dengan judul paper “I am able to do textual analysis, I am able to read critically: Students’ Perceptions of Project-Based Learning in Literary Criticism Class", best presenter kedua atas nama Erlina Zulkifli Mahmud dari Universitas Padjadjaran dengan judul paper "Explicitation Strategy in Translating Indonesian Novel into English", dan best presenter ketiga atas nama Tri Arie Bowo dari Universitas Bangka Belitung dengan judul paper "A Dramatic Fall: Critical Discourse Analysis of Boris Johnson’s Resignation Speech".

Dalam sesi yang berbeda, Ketua Panitia I Nyoman Pasek Darmawan, S.Pd., M.Pd mengatakan, konferensi internasional ini berjalan dengan baik, lancar dan sangat berterimakasih dengan panitia, organizer, supported, co-host, delegasi dan semua peserta. (Tri/AKADEMISI)

Tri Widyaningsih                 
80 0 2
Bagikan ini ke sosial media anda

(0) Komentar

Berikan Komentarmu

Tentang Generasi Peneliti

Generasipeneliti.id, merupakan perusahaan resmi dibawah PT Solusi Riset Indonesia yang berfokus untuk menyebarkan berita-berita baik terkait akademik di Indonesia


Our Social Media

Hubungi Kami


Customer Service

+62 8127-5915-940
generasipeneliti@gmail.com
Flag Counter

© Generasi Peneliti. All Rights Reserved.