Trending

Sarmoko                 
208 0 0
Kedokteran January 2 5 Min Read

Transgelin, gen yang baru diketahui terlibat dalam endositosis LDL




Kolesterol adalah zat seperti lemak yang ditemukan pada semua sel dalam tubuh kita. Hati merupakan organ utama dalam sintesis kolesterol, dan juga beberapa makanan seperti daging dan produk susu turut menyumbang asupan kolesterol ke dalam tubuh. Tubuh kita membutuhkan kolesterol untuk bekerja dengan baik. Namun, terlalu banyak kolesterol dalam darah dapat meningkatkan risiko penyakit arteri koroner. Peran kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL-C) telah kuat diketahui terlibat pada penyakit kardiovaskular aterosklerotik (ASCVD).

Kolesterol LDL membawa sebagian besar kolesterol yang bersirkulasi, dan komponen utamanya adalah ester kolesterol. Partikel LDL memiliki diameter 180-280 nm dan sangat aterogenik. Sebagian besar pasien dengan peningkatan low-density lipoprotein (LDL) dan presentasi klinis Hiperkolesterolemia Familial tidak membawa mutasi genetik terkait dengan hiperkolesterolemia, seperti cacat pada reseptor LDL. Untuk mengidentifikasi gen baru yang terlibat dalam penyerapan LDL seluler, Diego Lucero dkk dari National Heart, Lung and Blood Institute, Bethesda (USA) mengembangkan skrining knockout CRISPR/Cas9 pada sel HepG2, suatu hepatoma manusia yang paling sering digunakan dalam metabolisme obat dan studi hepatotoksisitas.

Mereka menemukan transgelin (TAGLN), suatu protein pengikat aktin, sebagai gen baru yang berpotensi terlibat dalam endositosis LDL. Selain itu, mereka menemukan bahwa varian nukleotida tunggal (SNV) di lokus TAGLN manusia dikaitkan dengan peningkatan lipid plasma. Validasi in silico menunjukkan bahwa perbedaan prediksi secara genetik dalam ekspresi TAGLN pada populasi manusia, secara signifikan terkait dengan peningkatan lipid plasma (trigliserida, kolesterol total, dan kolesterol LDL) pada Konsorsium Genetika Lipid Global dan fenotipe terkait lipid di UK Biobank. Temuan tesebut memvalidasi pendekatan mereka dengan mengungkapkan peran penting TAGLN dalam metabolisme lipoprotein manusia.

Dalam studi biokimia, sel HepG2 yang telah dimatikan gen TAGLN-nya (TAGLN-knockout) menunjukkan penurunan serapan LDL seluler. Dalam pencitraan mikroskop confocal, sel TAGLN-knokcout menunjukkan gangguan pada filamen aktin, serta akumulasi reseptor LDL (LDLR) pada permukaannya karena penurunan internalisasi reseptor. 

Selanjutnya, sel TAGLN-knockout menunjukkan penurunan kadar kolesterol total dan bebas, aktivasi sterol regulatory element-binding protein 2 (SREBP2), dan peningkatan kompensasi dalam biosintesis kolesterol. Hasil temuan mereka menunjukkan bahwa TAGLN adalah faktor baru yang terlibat dalam fase bergantung aktin dari endositosis LDL yang dimediasi clathrin. Identifikasi gen baru yang terlibat dalam penyerapan LDL secara endositik dapat meningkatkan diagnosis hiperkolesterolemia dan memberikan target terapi masa depan untuk pencegahan penyakit kardiovaskular.
 

Sarmoko                 
208 0 0
Bagikan ini ke sosial media anda

(0) Komentar

Berikan Komentarmu

Tentang Generasi Peneliti

Generasipeneliti.id, merupakan perusahaan resmi dibawah PT Solusi Riset Indonesia yang berfokus untuk menyebarkan berita-berita baik terkait akademik di Indonesia


Our Social Media

Hubungi Kami


Customer Service

+62 8127-5915-940
generasipeneliti@gmail.com
Flag Counter

© Generasi Peneliti. All Rights Reserved.