Opini Akademisi April 23 5 Min Read

Review Buku Nonfiksi "Introduction to Mathematical Thinking" karya Keith Devlin




Identitas Buku

Judul: Introduction to Mathematical Thinking

Penulis: Keith Devlin

Penerbit: Self Published

Tahun terbit: 2012

Bahasa: Bahasa Inggris 

Tebal: 92 + x halaman

 

Blurb

Stanford University mathematician and NPR "Math Guy" Dr. Keith Devlin explains how mathematicians can solve problems that leave many people battled.

Many students encounter difficulty going from high school math to college-level mathematics. Even if they did well at math in school, most are knocked off course for a while by the change in emphasis, from K-12 focus on mastering procedure to the "mathematical thinking" characteristic of much university mathematics. Though most survive the transition, many do not. This short book is written to help them make that crucial shift.

Mathematical thinking is not the same as "doing math" - unless you are a professional mathematician. For most people, "doing math" means the application of procedure and symbolic manipulations. Mathematical thinking, in contrast, is what the name reflects, a way of thinking about things in the world that humans have developed over three thousand years. It does not have to be about mathematics at all, which means that many people can benefit from learning this powerfull way of thinking, not just mathematicians and scientist.

You won't learn much new mathematics from this book. But by acquiring the ability to think like a mathematician, you will be able to master new mathematics quickly, whenever you need it.

 

Ulasan Singkat

Buku ini secara keseluruhan menjelaskan mengenai pola pikir dalam bermatematika. Cakupan materinya yaitu sejarah matematika, perbedaan matematika di tingkat sekolah dengan di perguruan tinggi, alasan mengapa belajar matematika itu penting, logika, pembuktian, himpunan, dan sedikit tentang teori bilangan. Keith Devlin menyuguhkannya dengan cara santai dan menyenangkan, rasanya seperti mendengarkan dosen yang sedang mengajar dengan bersemangat. Dalam kata pengantar di buku ini, dapat dipahami bahwa beliau berharap buku ini dapat membantu pembaca mengembangkan kemampuan mathematical thinking. Menurut saya, beliau cukup berhasil, mengingat dalam buku ini banyak disuguhkan terkait konsep dan sudut pandang materi dari setiap subbabnya. 

Sebagai lulusan matematika, saya amat menyukai buku ini. Buku ini membuat saya belajar banyak hal mengenai sudut pandang yang sebelumnya tidak terpikirkan atau mungkin terlupakan. Sayangnya, sejauh yang saya amati di sekitar saya, kemampuan mathematical thinking tidak banyak mendapat perhatian. Bahkan, mahasiswa matematika yang saya kenal banyak yang masih berfokus pada cara menyelesaikan soal, bukan pada keindahan pola pikirnya. 

Dari segi visualnya, buku ini kira-kira seukuran buku tulis. Margin yang digunakan juga tidak besar, tidak seperti buku matematika pada umumnya. Akibatnya, tidak banyak ruang untuk bisa mencorat-coret di margin buku (misalnya untuk menuliskan jawaban soal latihan yang disediakan). Spasi yang digunakan juga agak rapat. Namun, ada sisi positif dari pemilihan margin dan spasi semacam ini yaitu membuat buku ini tampak tipis dan terasa ringan, cocok untuk dibawa bepergian.

 

Rekomendasi Pembaca

Buku ini cocok dibaca teman-teman yang masih SMA atau yang ingin kuliah di jurusan yang banyak matematikanya. Pemaparan materinya dari dasar, bahkan notasinya pun dijelaskan pelan-pelan, jadi tidak usah cemas. Selain itu, semua orang yang ingin memperbaiki sudut pandangnya terkait matematika juga sangat saya sarankan untuk membaca buku ini. Dijamin akan tercengang, terutama dari pengantar sampai bab 1 habis. Kalian akan tercengang saat menyadari ternyata matematika "seperti itu dan sepenting itu".

 

Kutipan Favorit:

  • Learning to think mathematically is not about getting answers - halaman ix
  • The symbol on a page are just representation of mathematics - halaman 4
  • Mathematics makes the invisible visible - halaman 5
  • The educational focus has to be on learning how to learn - halaman 9
  • The primary goal of college-level pure mathematics, remember, is understanding. Doing and solving are secondary goals - halaman 48
  • The significance of understanding infinity is that it is the key to calculus, the bedrock of modern science and engineering - halaman 70

 

Apakah Anda tertarik membaca buku ini? 

Nantikan ulasan buku-buku menarik lainnya dari saya. Untuk menemukan ulasan buku lainnya dari saya, bisa search #catatanemik di website generasipeneliti.id

 

Note: Mari budayakan membeli buku original. Stop membeli buku bajakan.

 

Sumber gambar: dokumentasi pribadi.

Ni Kadek Emik Sapitri                 
86 0 0
Bagikan ini ke sosial media anda

(0) Komentar

Berikan Komentarmu

Tentang Generasi Peneliti

Generasipeneliti.id, merupakan perusahaan resmi dibawah PT Solusi Riset Indonesia yang berfokus untuk menyebarkan berita-berita baik terkait akademik di Indonesia


Our Social Media

Hubungi Kami


Customer Service

+62 8127-5915-940
generasipeneliti@gmail.com
Flag Counter

© Generasi Peneliti. All Rights Reserved.