Opini Akademisi April 27 5 Min Read

Lakukan 5 Hal Ini agar Ramadhan Lebih Produktif




Sebagai seorang muslim kita tentu tidak mau kehilangan momen penting tersebut. Banyak stigma negatif yang bermunculan jika dikaitkan dengan puasa, salah satunya akan lebih sering bermalas-malasan. Padahal, puasa dan produktivitas merupakan sebuah seni tentang bagaimana untuk membuat pilihan cerdas. Mohammed Faris dalam bukunya yang berjudul “Muslim Produktif” mengatakan produktivitas adalah tentang membuat pilihan yang cerdas (secara terus-menerus) dengan energi, fokus, dan waktu untuk memaksimalkan potensi serta meraih hasil yang bermanfaat.

Produktivitas bukan tentang menghabiskan waktu untuk hal yang sia-sia, tetapi meluangkan waktu untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Banyak yang mengatakan bahwa produktivitas adalah menjadi orang sibuk, sebuah kejadian, dan membosankan. Padahal justru sebaliknya, produktivitas adalah tentang membagi waktu dengan cerdas terhadap pilihan-pilihan yang ada.

Lalu bagaimana selama bulan Ramadhan, apakah bisa tetap produktif? Jawabannya, bisa. Produktivitas sangat erat kaitannya dengan manajamen waktu. Bagaimana kita dapat membuat keputusan cerdas dalam keterbatasan.

1.  Pilihlah makanan berdasarkan kualitas, bukan kuantitas

Ketika Ramadhan, kita akan di hidangkan dengan berbagai makanan-makanan lezat yang menggugah selera. Siapapun pasti tertarik mencoba sebanyak mungkin makanan yang terhidang. Namun perlu di ketahui, bahwa pada bulan Ramadhan sistem pencernaan kita menyesuaikan dengan ritme makan kita. Sehingga ketika kita langsung memaksa perut kita untuk menerima semua makanan tersebut maka perut kita akan bekerja ekstra dan membuat kita cepat mengantuk. Maka penting selama bulan Ramadhan untuk menghindari makan dan minum berlebihan.

Menjadi produktif di bulan Ramadhan adalah tentang membuat pilihan cerdas. Memilih makanan berdasarkan kualitas, buakan kuantitas. Memilih makanan berdasarkan efektivitas ke tubuh, bukan menuruti hawa nafsu.  Kita harus bisa memastikan makanan yang kita konsumsi memiliki nutrisi seimbang dan menghindari gula serta lemak tinggi.

2. Buat daily plan atau kegiatan harian selama Ramadhan

Salah satu efek yang akan dirasakan selama Ramadhan adalah tenaga kita akan berkurang seiring berjalannya hari. Maka, kita harus bisa merencanakan hari-hari kita dengan cermat. Bayangkan, dari pagi kita sudah banyak bergerak, mengalami tekanan selama bekerja, naik angkutan umum,atau  bekerja di bawah terik matahari. Tetapi, jika kita melakukan perencanaan dengan cerdas, maka puasa kita akan berjalan dengan baik.

Memiliki perencanaan yang cerdas selama Ramadhan sangat meningkatkan produktivitas. Dengan memiliki perencanaan harian, kita dapat mengevaluasi kegiatan harian sebelum tidur. Kita bisa menyiapkan hari esok agar lebih produktif.

3. Kerjakan tugas terberat terlebih dahulu

Fokus kita selama ramadhan tergantung bagaimana kita memulai hari. Seperti yang telah disampaikan pada poin dua, bahwa selama Ramadhan kita perlu membuat daily plan agar tetap produktif. Maka tidak heran, jika mengerjakan tugas terberat terlebih dahulu membutuhkan kosentrasi lebih, sehingga ketika membuat daily plan jadwalkan pekerjaan terberat terlebih dahulu.

Mengerjakan tugas terberat terlebih dahulu, akan membuat kita fokus mengerjakan tugas tersebut dan mempermudah tugas-tugas yang lain yang belum diselesaikan hari itu.

4. Jadilah orang yang rentan

Ketika puasa Ramadhan, kadang-kadang kita akan mudah merasa marah, uring-uringan, dan bingung. Semua hal itu sangat wajar terjadi dan harus kita syukuri. Seperti dengan menyebutkan “ Oh maaf, saya sedang puasa” . Karena menjadi orang yang rentan selama Ramadhan, akan mengundang kepedulian dan empati orang lain, sehingga mempermudah kita dalam melakukan ibadah puasa.

5. Menghadapi tantangan dengan cerdas

Banyak tantangan yang akan kita hadapi selama Ramadhan seperti kurang tidur, malas, lelah, kurang fokus, kurang waktu dan lainnya. Tantangan tersebut muncul karena kita memiliki ritme baru dalam keseharian.

Cara menghadapi tantangan tersebut yaitu dengan memahami bahwa semua tantangan tersebut merupakan sebuah keberkahan yang hanya akan dirasakan selama Ramadhan. Ketika lelah, kita bisa tidur, dimana tidur juga akan menjadi ibadah.

Itulah tips agar tetap produktif selama Ramadhan. Ketahuilah bahwa Ramadhan adalah bulan keberkahan dimana kita harus memaksimalkan semua kegiatan kita agar tidak menyesal setelah Ramadhan pergi

Eulis Ardiyanti                 
88 0 1
Bagikan ini ke sosial media anda

(0) Komentar

Berikan Komentarmu

Tentang Generasi Peneliti

Generasipeneliti.id, merupakan perusahaan resmi dibawah PT Solusi Riset Indonesia yang berfokus untuk menyebarkan berita-berita baik terkait akademik di Indonesia


Our Social Media

Hubungi Kami


Customer Service

+62 8127-5915-940
generasipeneliti@gmail.com
Flag Counter

© Generasi Peneliti. All Rights Reserved.