Trending

Febby Fortinella                 
229 0 0
Kedokteran January 3 3 Min Read

Makanan yang Dapat Memicu Gangguan Hati




Gangguan lemak hati nonalkohol adalah sebuah kondisi ini, di mana lemak menumpuk di hati. Kondisi ini bisa jadi tidak berbahaya, namun bisa juga meningkat menjadi risiko kesehatan yang serius. Makanan dan minuman yang Anda konsumsi bisa memicu gangguan hati ini. Penelitian baru menemukan bahwa makan daging merah meningkatkan risiko berkembangnya gangguan lemak hati nonalkohol.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Clinical Nutrition, peneliti dari Harvard Medical School dan Harvard T.H. Chan School of Public Health melihat data dari sekitar 78.000 wanita selama periode dua dekade. Penelitian ini menemukan bahwa mereka yang makan satu porsi atau kurang daging merah per minggu secara signifikan lebih kecil kemungkinannya untuk mengidap gangguan hati daripada mereka yang makan lebih banyak, dan mereka yang makan daging merah setiap hari (atau beberapa kali per hari) memiliki risiko terbesar.

Selain itu, para peneliti mengamati efek ini untuk daging yang diproses dan yang tidak diproses. Namun, meskipun mengonsumsi makanan utuh mungkin tidak membantu Anda menghindari risiko hati, jika Anda tetap ingin makan daging merah, maka Anda lebih baik memilih potongan yang belum diproses. Makanan olahan memiliki lebih banyak bahaya kesehatan lainnya, termasuk melemahkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan peluang berkembangnya berbagai penyakit kronis.

Perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk benar-benar mengetahui pengaruh daging merah mentah dan daging merah yang diproses terhadap gangguan lemak hati nonalkohol. Hal tersebut dijelaskan oleh Kristin Kirkpatrick MS, RDN, penulis Skinny Liver dan ahli diet terdaftar di Klinik Cleveland yang juga mengomentari penelitian ini dalam sebuah wawancara dengan Eat This, No! Menurutnya lagi, untuk saat ini, lebih baik memakan lebih banyak sayuran dan mengurangi karbohidrat olahan, gula, dan makanan olahan, serta menikmati daging merah dengan cara yang sama seperti menikmati kue sebagai camilan sesekali.

Bagaimanapun, orang dengan gangguan lemak hati nonalkohol berada pada peningkatan risiko penyakit kardiovaskular dan diabetes tipe 2, di antara masalah kesehatan lainnya. Begitu menurut Institut Nasional Diabetes dan Penyakit Pencernaan dan Ginjal Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan. Biasanya, gangguan lemak hati nonalkohol memiliki sedikit gejala kalaupun ada. Jadi jika Anda khawatir, lebih baik langsung berkonsultasi dengan dokter untuk diagnose yang lebih tepat. Tapi beberapa tanda yang bisa Anda waspadai adalah kelelahan dan nyeri di sisi kanan atas perut Anda.

Gangguan lemak hati nonalkohol ini dapat diatasi dengan mengubah pola makan karena kondisi ini tidak memiliki obat untuk penanganannya. Pola makan yang sesuai untuk mengatasi gangguan ini diantaranya mengonsumsi lebih banyak biji-bijian dalam menu diet Anda, makan lebih banyak serat dan berolahraga untuk menurunkan berat badan. Demikian rekomendasi terbesar oleh dokter.

Gangguan lemak hati nonalkohol tahap awal tidak memiliki gejala yang memungkinkan untuk didiagnosis, kecuali jika Anda melakukan tes. Tidak ada pengobatan untuk gangguan ini selain membuat pilihan gaya hidup sehat yang menghentikannya berkembang ke tahap selanjutnya. Beberapa perawatan mungkin berfokus pada kondisi yang terkait dengannya, seperti kolesterol tinggi yang dapat diobati dengan statin.

Ada beberapa kondisi yang patut diwaspadai ada kaitannya dengan gangguan ini. Orang dengan gangguan lemak hati ini biasanya memiliki tinja berwarna hitam pekat, atau urin berwarna gelap. Jika Anda mengalami hal seperti ini, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter. Gejala serius lainnya termasuk muntah darah, mudah memar, kulit gatal dan pembengkakan di daerah perut bagian bawah.

Gangguan lemak hati nonalkohol tahap awal biasanya tidak menyebabkan kerusakan apa pun, tetapi dapat menyebabkan kerusakan hati yang serius, termasuk sirosis, jika semakin parah. Jika terdeteksi dan dikelola pada tahap awal, gangguan hati ini dapat dihentikan agar tidak semakin parah dan jumlah lemak di hati Anda dapat dikurangi.

 

Sumber: berbagai sumber

Febby Fortinella                 
229 0 0
Bagikan ini ke sosial media anda

(0) Komentar

Berikan Komentarmu

Tentang Generasi Peneliti

Generasipeneliti.id, merupakan perusahaan resmi dibawah PT Solusi Riset Indonesia yang berfokus untuk menyebarkan berita-berita baik terkait akademik di Indonesia


Our Social Media

Hubungi Kami


Customer Service

+62 8127-5915-940
generasipeneliti@gmail.com
Flag Counter

© Generasi Peneliti. All Rights Reserved.