by INBIO

"Connecting The Dots of Sciences"

Trending

Etti Fitriani                 
395 0 0
Sosial dan Bisnis March 1 9 Min Read

Jauhi Dendam




Dendam adalah suatu perbuatan ingin membalas atas rasa sakit yang diterimanya pada orang lain. Dendam ini biasanya muncul Karena rasa marah rasa, sakit hati, dan kecewa terhadap seseorang karena merasa tidak dihargai atau bahkan disakiti hatinya. Dari awal sikap dendam ini nantinya akan menimbulkan kan berbagai sikap yang dapat membahayakan orang lain. Seseorang yang memiliki dendam biasanya menyimpan rasa atau menahan rasa sakit hati kemudian di saat yang tepat akan melampiaskannya atau bahkan membalaskan rasa sakit hatinya pada orang tersebut.

 

Dendam ini sebenarnya adalah penyakit hati yang jika terus dipupuk atau terus ditahan akan menyebabkan seseorang yang memiliki dendam juga merasakan sakit yang terus-menerus. Sakit disini maksudnya adalah bukan sakit secara fisik tetapi melainkan kan sakit hati yang terus-menerus dan dapat menyebabkan seseorang tersebut berbuat nekat untuk membalaskan rasa sakitnya. Seseorang yang menyimpan dendam dalam hatinya senang melihat orang lain atau orang yang dia merasa sakit hati menderita dan tidak suka bila orang lain tersebut merasa senang atau bahagia.

 

Dari rasa dendam seseorang akan mampu melakukan hal-hal yang yang tidak baik diantaranya adalah : 

a. Mencemarkan nama orang lain, seseorang yang memiliki dendam terhadap orang lain akan menyebarkan berita yang buruk mengenai orang tersebut dan cenderung mencemarkan nama orang tersebut.

b. Melukai orang lain, seseorang yang memiliki dendam terhadap orang lain terkadang melakukan hal-hal diluar kendalinya. Dalam hal ini pelaku dendam cenderung memiliki niat untuk melukai orang yang dia dendami walaupun menggunakan perantara orang lain atau secara sembunyi-sembunyi.

c. Membunuh, ini adalah dendam yang paling ekstrem. Dimana pendendam nekat untuk menghabisi nyawa orang yang dia dendami Karena rasa dendam yang terus dipupuk dan terus tumbuh di dalam hatinya sehingga dia nekat untuk menghabisi nyawa orang lain. Entah melalui perantara maupun dia sendiri.

 

Dendam yang seperti di atas harus disembuhkan dan dijauhi karena akan merugikan diri kita sendiri. Tak hanya itu dendam akan mengantarkan seseorang untuk berbuat perbuatan yang tertera lainnya. Di dalam agama saya sendiri dendam yang seperti itu sangat dilarang dan barangsiapa yang melakukan hal tersebut akan dijauhkam dari surga.

 

Dengan adanya rasa dendam maka akan menimbulkan seseorang untuk mencari-cari kesalahan orang lain atau juga kejelekan orang lain untuk kemudian disebarkan luaskan kepada orang lain. Seorang yang memiliki rasa dendam akan menghabiskan waktunya atau menyibukkan dirinya untuk mencari kesalahan tersebut sehingga dia kehilangan waktu untuk mencari kebahagiaannya sendiri. Padahal Jika dia melupakan dendam yang seperti itu maka bisa jadi dia akan merasa lebih tenang dan bahagia. Dan sebenarnya seorang yang melakukan dendam dendam seperti diatas tidak mempunyai keuntungan tersendiri melainkan dia sebenarnya rugi dan rugi besar.

 

Kerugian yang dialami dari orang yang memiliki rasa dendam terhadap orang lain antara lain adalah : 

a. Tidak memiliki waktu bersama teman, keluarga dan lainnya. Karena terlalu sibuk untuk mengurusi orang lain dengan mencari kesalahan-kesalahan atau kejelekan-kejelekan orang lain maka orang tersebut menjadi kehilangan waktu bersama teman, keluarga atau bahkan orang spesial lainnya.

b. Kehilangan hati nurani dan rasa tenang, seseorang yang memiliki dendam terkadang melakukan hal-hal yang nekat dan diluar batas dan oleh karena itu orang yang melakukan dendam terkadang kehilangan hati nuraninya terhadap orang lain tersebut. Hal itu sebenarnya merugikan dipendam itu sendiri karena jika dia berhasil untuk membalaskan dendamnya kemudian jika ada orang lain yang menyakitinya lagi kemungkinan hal itu akan berlangsung lagi dia akan melakukan hal yang sama dan mungkin dia tidak akan merasa tenang selama hidupnya karena dia kehilangan hati nuraninya dan juga perasaan tenang.

c. Kehilangan kepercayaan, seseorang yang memiliki dendam cenderung akan menjelek-jelekkan orang yang dia dendami kepada orang lain. Nah, belum tentu hal yang dihasilkan itu terbukti kebenarannya dan jika seseorang mengetahui kebenarannya dan tidak sesuai dengan apa yang dia ucapkan maka orang tersebut akan kehilangan kepercayaan dari orang lain.

 

Maka dari itu kita seharusnya menjauhkan rasa dendam jauh-jauh dari diri kita. Dan lebih memaafkan orang lain atas ucapan atau bahkan perbuatan yang mungkin tidak disengaja terhadap kita. Lebih sabar, lebih bertawakal, dan husnuzan terhadap orang lain adalah kunci menghindari rasa dendam.


AUTHOR

Bagikan ini ke sosial media anda

(0) Komentar

Berikan Komentarmu

Tentang Generasi Peneliti

GenerasiPeneliti.id merupakan media online yang betujuan menyebarkan berita baik seputar akademik, acara akademik, informasi sains terkini, dan opini para akademisi. Platform media online dikelola secara sukarela (volunteers) oleh para dewan editor dan kontributor (penulis) dari berbagai kalangan akademisi junior hingga senior. Generasipeneliti.id dinaungi oleh Lembaga non-profit Bioinformatics Research Center (BRC-INBIO) http://brc.inbio-indonesia.org dan berkomitmen untuk menjadikan platform media online untuk semua peneliti di Indonesia.


Our Social Media

Hubungi Kami


WhatsApp: +62 895-3874-55100
Email: layanan.generasipeneliti@gmail.com

Kami menerima Kerjasama dengan semua pihak yang terkait dunia akademik atau perguruan tinggi.











Flag Counter

© Generasi Peneliti. All Rights Reserved.