Trending

TW Cahyono                 
171 1 3
Opini Akademisi March 6 5 Min Read

Kemana Arah Krisis Rusia-Ukraina?




Seperti yang sering Presiden Putin katakan bahwa serangan ke Ukraina ini dilakukan demi keamanan dan menjaga kepentingan masa depan Rusia. Prof. Stella Ghervas, ahli sejarah Rusia dari Newcastle University, menegaskan bahwa perang Rusia-Ukraina ini bukan didasarkan konflik etnis dan bukan juga konflik bekas dua negara superpower di masa perang dingin masa lalu. Perang ini dilatarbelakangi dari keyakinan Vladimir Putin melawan ide “The West/Zapad”, istilah lama yang sudah ada sebelum perang dingin terjadi, digunakan untuk segala sesuatu yang non-Rusia.

Perang opini di dunia maya pun terjadi antara pro West dengan pro Rusia ini. Pemerintah Ukraina digambarkan media Rusia sebagai Neo-Nazi yang ingin memiliki senjata nuklir dan pro Amerika (West). Ukraina menjadi ancaman bagi hidup matinya masa depan Rusia sehingga harus dilakukan pencegahan dengan operasi militer. Kedepan, Ukraina dianggap sebagai negara pengancam Rusia yang akan mengerahkan rudal balistik Amerika. Keputusan penyerangan militer sekarang ini dianggap tepat oleh Putin demi menjaga masa depan Rusia.

Keputusan pemerintah Ukraina untuk bergabung dengan Eropa (NATO) menjadikan Rusia merasa dalam kondisi bahaya secara pertahanan dan keamanannya dari kepentingan Amerika dan NATO. Secara geografis, Ukraina merupakan penghalang dan garis pertahanan terakhir Rusia melawan dunia Barat. Putin memandang kerugian Rusia akibat Ukraina jatuh ke pengaruh Amerika dan Eropa (West) lebih besar dibandingkan dengan kerugian embargo ekonomi dari dunia Barat dan pengikutnya. Oleh karena itu, sikap Putin seolah tidak peduli dengan barbagai sanksi yang dijatuhkan oleh Amerika, NATO dan sekutunya.

Posisi Ukraina yang lebih condong pro Amerika (west) dimanfaatkan oleh Amerika untuk menekan Rusia. Amerika tahu betul pentingnya posisi Ukraina bagi Rusia dalam percaturan politik dan keamanan wilayah Rusia. Sebagai negara kapitalisme, Amerika akan selalu mencari keuntungan (win-win solution) dengan berbagai pengaruh di wilayah Ukraina. Bila di masa lalu, Amerika dan Uni Soviet berbagi wilayah korea sehingga menghasilkan korea selatan yang pro Amerika dan Korea Utara yang pro Uni Soviet, bisa jadi pun demikian dengan Ukraina?.

Di dunia Eropa sendiri, pergerakan Rusia dengan anti westernisasinya termasuk Eropa, menjadi ancaman sendiri, sehingga NATO merasa harus ambil kesempatan ini untuk memasukkan Ukraina sebagai bagian mereka. Inggris pun menyerukan pelarangan Rusia dari sistem SWIFT (Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication), yang diikuti oleh beberapa negara lainnya. Namun demikian, Amerika masih belum menyetujui sanksi tersebut. Begitu pun dengan Jerman, Perancis dan Belanda belum sepakat dengan apa yang dilakukan oleh Inggris.

Seperti diketahui, sampai saat ini Rusia masih mampu menahan sanksi ekonomi yang dijatuhkan dunia Barat. Rusia semakin terjebak kedalam peperangan yang akan membuatnya rugi semakin besar dan berhadapan dengan dukungan NATO bagi Ukraina. Kondisi ini sejatinya menguntungkan posisi Amerika dalam percaturan dunia yang selama ini menghadapi Eropa dan China. Rusia bisa dijadikan pemain kunci dalam pengaruh Amerika kepada Eropa, karena dengan krisis ini tentunya Eropa pun butuh bantuan Amerika. Di sisi lain, dengan semakin terpuruknya kondisi dan kerugian Rusia akibat perang ini maka mau tidak mau Rusia pun bisa dipengaruhi oleh kepentingan Amerika. Setidaknya, ujung-ujungnya Ukraina akan menjadi lokasi dengan wilayah yang terbagi antara The West/Zapad dan Anti-west.

Jadi, bagaimana dengan negara lain, mampukah mendamaikan atau ikut dalam percaturan/permainan pengaruh negara adidaya ini?.

 

Sumber gambar: www.aljazeera.com

TW Cahyono                 
171 1 3
Bagikan ini ke sosial media anda

(1) Komentar

Image
Anu 6 March 2022

Kalo lihat sikap pemerintah Indonesia, sepertinya ikut sikap RRC ya?. Bela Ukraina demi ikutan arus USA dan sekutu. Tetap hubungan dg Rusia krn ikutan RRC, demi ekonominya. Nyerukan damai tapi bgm caranya?

Bagikan   

Berikan Komentarmu

Tentang Generasi Peneliti

Generasipeneliti.id, merupakan perusahaan resmi dibawah PT Solusi Riset Indonesia yang berfokus untuk menyebarkan berita-berita baik terkait akademik di Indonesia


Our Social Media

Hubungi Kami


Customer Service

+62 8127-5915-940
generasipeneliti@gmail.com
Flag Counter

© Generasi Peneliti. All Rights Reserved.