Trending

dr. Dito Anurogo, M.Sc.                 
159 0 0
Acara Akademik February 13 5 Min Read

Seni Memahami Keadilan (Bagian 2)




Seni Memahami Keadilan (Bagian 2)

Mitologi Keadilan

Dewi Iustitia yang memegang timbangan dalam tangannya, dalam mitologi Romawi digambarkan juga dengan matanya tertutup dengan kain. Sifat terakhir ini menunjuk kepada ciri ketiga. Keadilan harus dilaksanakan terhadap semua orang, tanpa melihat orangnya siapa.

Tipologi Keadilan

Keadilan distributif merupakan salah satu dari model teori keadilan di samping teori keadilan legal dan keadilan komutatif. Keadilan legal bersifat vertikal karena mengatur relasi antara individu atau kelompok masyarakat dengan negara. Keadilan legal memastikan bahwa semua orang atau kelompok masyarakat mendapat perlakuan yang sama di hadapan hukum atau berdasarkan hukum yang berlaku.

Keadilan Komutatif

Kalau kedilan legal bersifat vertikal, maka keadilan komutatif bersifat horisontal karena mengatur relasi hak antara warga negara atau antara individu yang satu dengan individu lainnya. Keadilan komutatif memberikan jaminan agara relasi horisontal antara warga negara tersebut tidak merugikan hak satu sama lain. Setiap orang wajib menghargai hak orang lain sebagaimana ia mengharapkan agar haknya juga dihargai.

Keadilan Distributif

Keadilan distributif berkaitan dengan persoalan distribusi atau pembagian ekonomi. Prinsip keadilan distributif mewajibkan negara untuk membagi segalanya dengan cara yang sama kepada para anggota masyarakat. Di antara hal-hal yang dibagi oleh negara kepada warga adalah hal-hal yang enak kalau didapat dan juga hal-hal yang justru tidak enak kalau kena.

Pertanyaan penting dalam keadilan distributif ialah apa yang menjadi kriteria sehingga distribusi barang ekonomis itu dinilai adil? Persoalan ini sudah dihadapi oleh para pemikir Yunani Kuno seperti Aristoteles. Dalam sistem pemerintahan aristokrasi, kaum bangsawan beranggapan bahwa pembagian adil jika mereka mendapat porsi yang lebih besar, sementara para budak mendapat sedikit. Dalam sistem oligarki, distribusi itu dipandang adil jika orang-orang kaya mendapat bagian yang lebih banyak dari rakyat kebanyakan yang miskin. (Dinarasikan ulang oleh Dito Anurogo dari paparan Frater “Otto Gusti Madung” dari STFK LEDALERO melalui forum virtual “Kuliah Philojustice” di hari Ahad, 13 Februari  2022, pukul 20.00 – 22.00 WIB)

 

dr. Dito Anurogo, M.Sc.                 
159 0 0
Bagikan ini ke sosial media anda

(0) Komentar

Berikan Komentarmu

Tentang Generasi Peneliti

Generasipeneliti.id, merupakan perusahaan resmi dibawah PT Solusi Riset Indonesia yang berfokus untuk menyebarkan berita-berita baik terkait akademik di Indonesia


Our Social Media

Hubungi Kami


Customer Service

+62 8127-5915-940
generasipeneliti@gmail.com
Flag Counter

© Generasi Peneliti. All Rights Reserved.