by INBIO

"Connecting The Dots of Sciences"

Trending

Oktaviana                 
12271 0 2
Sains dan Teknologi February 4 8 Min Read

Metamorfosis Undur-Undur




Serangga yang bernama latin Myrmeleon formicarius atau sering dikenal dengan sebutan undur-undur memiliki badan berbentuk elips dengan ukuran yang sepuluh kali lipat lebih besar dari kepalanya. Undur-undur termasuk ke dalam kelompok Holometabola yaitu serangga yang mengalami metamorfosis secara sempurna dan termasuk dalam ordo Neuroptera (serangga bersayap jala)

METAMORFOSIS UNDUR-UNDUR

Diketahui bahwa beberapa waktu lalu heboh tentang undur-undur yang berubah jadi capung ketika sudah dewasa. Undur-undur mengalami metamorfosis sempurna seperti kupu-kupu, dimana tahapannya berupa telur – larva – pupa – imago.

  1. Telur

Undur-undur betina setelah bertelur akan meletakkan telurnya di dalam tanah berpasir yang halus. Hal ini ditandai dengan adanya sarang undur-undur berupa galian tanah yangs sering kita lihat. Telur undur-undur akan menetas setelah 5 hari kemudian akan berkembang menjadi larva.

  1. Larva

Larva dari telur undur-undur inilah yang nantinya dikenal dengan sebutan undur-undur. Undur-undur akan menggali lubang di tanah berpasir dan menunggu hewan lain seperti semut sebagai makanannya. Tahapan ini bisa berlangsung antara 1 sampai 3 tahun.

  1. Pupa

Pupa merupakan kepompong ketika undur-undur sudah tidak melakukan kegiatan lagi sehingga terjadi penyempurnaan dan pembentukan organ. Tahapan ini ditandai dengan adanya gumpalan tanah berbentuk bola dan berlangsung sekitar 3 minggu hingga 1 bulan.

  1. Imago

Tahapan imago merupakan fase dewasa pada undur-undur atau bisa disebut juga sebagai fase reproduktif. Imago merupakan nokturnal yaitu aktif ketika malam hari dengan nektar sebagai makanan utamanya. Undur-undur dewasa atau imago dapat hidup antara 1 bulan samapai 45 hari.

Lalu apakah undur-undur dewasa berubah jadi capung?

Undur-undur dewasa memiliki bentuk tubuh dan sayap yang mirip dengan capung jarum. Meskipun demikian, bentuk tubuh dari capung undur-undur sangat berbeda dengan capung biasa.  Perbedaan antara keduanya bisa terlihat pada antena yang dimiliki. Undur-undur dewasa mempunyai antena yang lebih panjang dibagian ujungnya sedangkan antena pada capung jarum lurus dan pendek. Maka dapat disimpulkan bahwa undur-undur saat dewasa tidak menjadi capung tetapi hanya menyerupai capung.


AUTHOR

Bagikan ini ke sosial media anda

(0) Komentar

Berikan Komentarmu

Tentang Generasi Peneliti

GenerasiPeneliti.id merupakan media online yang betujuan menyebarkan berita baik seputar akademik, acara akademik, informasi sains terkini, dan opini para akademisi. Platform media online dikelola secara sukarela (volunteers) oleh para dewan editor dan kontributor (penulis) dari berbagai kalangan akademisi junior hingga senior. Generasipeneliti.id dinaungi oleh Lembaga non-profit Bioinformatics Research Center (BRC-INBIO) http://brc.inbio-indonesia.org dan berkomitmen untuk menjadikan platform media online untuk semua peneliti di Indonesia.


Our Social Media

Hubungi Kami


WhatsApp: +62 895-3874-55100
Email: layanan.generasipeneliti@gmail.com

Kami menerima Kerjasama dengan semua pihak yang terkait dunia akademik atau perguruan tinggi.











Flag Counter

© Generasi Peneliti. All Rights Reserved.