Trending

Ade Risnasari                 
316 0 2
Sains dan Teknologi March 3 7 Min Read

KESIAPAN SEKOLAH DALAM MENERAPKAN PROGRAM DIGITALISASI SEKOLAH MENUJU PENDIDIKAN 4.0




KESIAPAN SEKOLAH DALAM MENERAPKAN PROGRAM DIGITALISASI SEKOLAH MENUJU PENDIDIKAN 4.0

Hadapi Revolusi Industri 4.0, Kemendikbud Rilis Program Digitalisasi Sekolah

Di era digitalisasi ini dimana informasi dengan mudah dan cepat diperoleh serta disebarluaskan ke seluruh dunia dengan menggunakan teknologi digital. Teknologi digital yaitu teknologi yang memakai sistem komputerisasi yang terhubung dengan jaringan internet.

Dapat digambarkan perkembangan teknologi digital diawali dengan lahirnya  atau berkembangnya komputer, kemudian hadirlah jaringan internet lalu bermunculanlah telepon genggam atau seluler yang mana dari semua itu kita dapat membrowsing situs-situs atau laman-laman dan juga dapat mengakses aplikasi jejaring sosial seperti whatsapp, instagram, facebook, youtube, dan lain sebagainya.

Mendidik Anak di Era Digital | Gerakan Literasi Nasional

Digitalisasi dalam dunia pendidikan merupakan suatu upaya yang dilakukan untuk menunjang proses belajar mengajar yang dilaksanakan secara online atau virtual tanpa mengurangi esensial dalam hal penyampaian suatu materi pembelajaran.

Saat ini banyak sekali pemanfaatan berbagai macam platform-platform online dimana platform tersebut dapat dianggap sebagai sarana atau fasilitas pembelajaran yang dapat digunakan secara fleksibel.

Implementasi digitalisasi sekolah dapat melalui akun-akun belajar sebagai sumber belajar yang mana pembuatan dan pengunaan akun pembelajaran tersebut bebas biaya atau gratis baik akun yang dikelola oleh Kemdikbud maupun swasta. Situs belajar online gratis yang dapat diakses antara lain kelaspintar.id, www.zenius.net , ruang guru, rumah belajar, quipper school, https://branly.co.id , edX, Alison, TEDEd, Udemy, Coursera, Codeacademy, Facebook blueprint, Indonesia Montessori (IMC), Canva design, dan lain sebagainya.

Adapun guna menunjang proses pembelajaran agar lebih efektif sebaiknya suatu instansi atau lembaga pendidikan yakni sekolah perlu menyiapkan website resmi yang nantinya akan dapat diakses oleh seluruh peserta didik, guru, staf bahkan orang tua siswa juga dapat mengaksesnya.

Pemanfaatan suatu website yang didesain khusus oleh sekolah selain mempermudah dalam proses pembelajaran juga sebagai salah satu bentuk digitalisasi sekolah dalam beradaptasi di sektor pendidikan yang berbasis teknologi modern.

Adapun salah satu faktor pendorong kesiapan sekolah untuk menerapkan digitalisasi sekolah di masa pandemi Covid-19 adalah infrastruktur, dimana digitalisasi sekolah memerlukan dukungan infrastruktur yang memadai agar bisa berjalan sesuai tujuan. Infrastruktur tersebut berupa perangkat pembelajaran seperti komputer, laptop, jaringan internet/ sinyal/ kuota atau wifi. Infrastruktur lainnya dapat berupa platform e-learning ; Sistem Informasi Sekolah (School Information System); Kurikulum berbasis STEAM (science, technology, engineering, art, mathematic); Artificial Intelligence and Machice Learning serta perangkat digital yang baik.

Dengan berkembangnya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di sektor pendidikan dimana TIK dapat meningkatkan motivasi peserta didik dalam proses pembelajaran, disamping itu dapat juga meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. TIK sangat berperan sebagai infrastruktur pembelajaran dimana bahan ajar sudah tersedia dalam format digital sehingga proses belajar mengajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Sebagai alat bantu dan fasilitas pembelajaran, TIK menjadikan proses pembelajaran jadi lebih menyenangkan dan inovatif.

Ada beberapa tantangan di era digitalisasi pendidikan diantaranya yaitu kendala pemanfaatan TIK itu sendiri, dimana masih terbatasnya sarana dan prasarana pendukung di dalam pembelajaran antara lain masih minimnya perangkat komputer, laptop, LCD di sekolah;  selanjutnya kendala ketersediaan jaringan internet, aliran listrik,  ruang kelas yang sempit bahkan kurang, perpustakaan dan buku-buku yang kurang memadai; disamping itu sumber daya manusia yaitu guru dan siswa yang masih banyak kurang tanggap teknologi atau gagap teknologi (gaptek); kemudian kendala pelaksanaan kurikulum dan pembelajaran yang belum sepenuhnya memanfaatkan TIK serta evaluasi terhadap proses pembelajaran yang belum mengacu pada penerapan TIK.

Pada penelitian yang dilakukan oleh Hasanuddin,dkk (2020) mengemukakan bahwa ada 3 (tiga) faktor yang mempengaruhi digitalisasi sekolah jenjang SMP Negeri yang ada di kabupaten Sumbawa Barat yaitu :

  1. Faktor kesiapan infrastruktur
  2. Faktor kesiapan guru
  3. Faktor kesiapan siswa

 

Berkenaan dengan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa Kesiapan Digitalisasi Sekolah di Kabupaten Sumbawa Barat adalah Kesiapan Digitalisasi Sekolah pada Jenjang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Sumbawa Barat dalam faktor kesiapan infrastruktur masuk dalam kluster/kategori : Siap dengan membutuhkan sedikit peningkatan, dengan skor rata-rata : 3,60 dari skala 1 – 5. Hasil yang sama diperoleh dalam faktor kesiapan pendidik/tenaga pendidik dimana masuk dalam kluster/kategori : Siap dengan membutuhkan sedikit peningkatan, dengan skor rata-rata : 3,70 dari skala 1 – 5. Sedangkan untuk faktor kesiapan peserta didik masuk dalam kluster/kategori : Tidak siap namun membutuhkan sedikit peningkatan, dengan skor rata-rata : 3,35 dari skala 1 – 5. Ketidaksempurnaan nilai pada masing-masing indikator menunjukkan bahwa indikator tersebut masih perlu diperhatikan dan ditingkatkan baik untuk faktor kesiapan infrastruktur, faktor kesiapan pendidik/guru maupun faktor kesiapan peserta didik/siswa.

Adapun item yang perlu peningkatan pada faktor infrastruktur yaitu terkait dengan pemanfaatan sistem aplikasi untuk tata kelola sekolah dan manajemen pembelajaran, Pengadaan atau Pembuatan Sistem Aplikasi. Adapun indikator yang mendapatkan hasil tertinggi atau Siap yaitu Penerapan Digitalisasi Sekolah Dapat Diajukan adalah terkait komputer di sekolah terawat dengan baik dan berkala yaitu cukup terawat dan tidak berkala. Item indikator lain yang mendapatkan nilai tinggi yaitu pada indikator dimana sekolah memiliki perangkat pendukung pembelajaran digital, misalnya: LCD Projector, laptop kelas, dan lain-lain Ada namun jarang digunakan.

Di faktor kesiapan guru, ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan yaitu

Kemampuan guru dalam menggunakan beberapa media belajar online seperti zoom, google classroom, whatsapp serta google drive ; Kemampuan guru untuk mengakses dan menerapkan penggunaan sumber belajar seperti: rumah belajar, ruang guru, zenius, dan sumber-sumber belajar lainnya; Kemampuan guru dalam melakukan pembelajaran dalam jaringan atau secara daring (online).

Adapun di faktor kesiapan siswa yang mana disimpulkan bahwa siswa SMP Negeri di kabupaten Sumbawa Barat Tidak Siap dengan Membutuhkan Sedikit Peningkatan. Beberapa hal terkait kemampuan Siswa yang perlu ditingkatkan yaitu Kemampuan Siswa dalam menggunakan zoom meeting/google meet, google classroom serta google drive ; Kemampuan siswa untuk mengakses dan menggunakan sumber belajar seperti rumah belajar, ruang guru dan zenius; serta pembiasaan kepada siswa untuk mengikuti pembelajaran dalam jaringan (daring).

Untuk mengatasi kendala siswa yang belum siap menghadapi digitalisasi sekolah dapat dilakukan dengan memberikan edukasi atau training kepada siswa dalam penggunaan TIK tersebut serta membiasakan para siswa untuk pembelajaran daring.

Dengan pelatihan digitalisasi sekolah akan didapat keuntungan yaitu fleksibilitas perangkat untuk pembelajaran; kemudahan dalam mengakses informasi; serta pemanfaatan ragam platform online digitalisasi sekolah. Disamping itu manfaat pelatihan digitalisasi sekolah bisa meningkatkan kualitas dan kompetensi para guru dan guru dapat memanfaatkan konten digital.

Digitalisasi di bidang pendidikan akan mempengaruhi efektivitas dan efesiensi dalam proses pembelajaran. Intinya semua stakeholder yang terlibat dalam program digitalisasi sekolah harus saling mendukung satu sama lain agar terwujud pendidikan 4.0.

Sumber : https://jurnal-umbuton.ac.id/index.php/Pencerah/article/view/1855

 

Ade Risnasari                 
316 0 2
Bagikan ini ke sosial media anda

(0) Komentar

Berikan Komentarmu

Tentang Generasi Peneliti

Generasipeneliti.id, merupakan perusahaan resmi dibawah PT Solusi Riset Indonesia yang berfokus untuk menyebarkan berita-berita baik terkait akademik di Indonesia


Our Social Media

Hubungi Kami


Customer Service

+62 8127-5915-940
generasipeneliti@gmail.com
Flag Counter

© Generasi Peneliti. All Rights Reserved.